• Status Order
  • SMS/WA: 08788 92 92 92 1
  • Line : otomotif123.com
  • BBM : D249 BEB6
  • cs@otomotif123.com
Terpopuler:

Substitusi Filter Oli Kawasaki Ninja 250 FI Yang Cocok?

27 December 2016 - Kategori Blog

filter oli kawasaki ninja 250 fiHallo semuanya teman2 rider…apa kabarnya? Semoga artikel ini menjumpai teman semua dalam keadaan sehat dan tetap semangat beraktivitas.

Filter oli adalah parts / komponen yang beberapa tahun belakangan ini juga mulai populer digunakan pada motor. Terutama untuk motor ber-cc besar, filter oli biasanya sudah terpasang sebagai salah satu bagian pada mesin. Nah, untuk motor Kawasaki Ninja 250 FI (Ninfi) pun demikian. Bahkan filter olinya secara fisik sangat mirip dengan filter oli yang digunakan pada mobil. Nah, kebetulan penulis memiliki motor yang sama dan penasaran juga apakah ada filter oli mobil yang cocok / sama dengan filter olie Ninfi ini? Tujuannya dari percobaan ini hanyalah sekadar untuk mengetahui substitusi parts yang tersedia bagi filter oli Ninfi 250 sehingga bisa menambah pengetahuan buat para biker lainnya juga yang memiliki tunggangan yang sama. Selain itu, tentu saja juga mudah-mudahan bisa berguna jika suatu saat memang sedang mencari opsi lain untuk mengganti filter oli Ninja 250.

Kandidat Filter Olie Mobil Untuk Substitusi Filter Oli Ninja 250 FI.

Dari hasil browsing di internet memang didapat informasi bahwa ada 3 jenis filter oli dari 3 merk mobil berbeda yang bisa digunakan sebagai substitusi filter oli Ninfi, yaitu dari mobil Daihatsu Xenia, Honda Jazz dan Nissan Grand Livina. Secara fisik dari foto yang saya lihat pun dimensi fisiknya sangat mirip. Hanya kepunyaan Honda Jazz saja yang agak signifikan perbedaannya yaitu lebih tinggi dibanding filter olie bawaan si Ninfi. Akan tetapi yang paling penting jika diameter dan deratnya sama seharusnya tidak masalah dan bisa digunakan. Nah, mari kita buktikan apakah filter olie tersebut semuanya cocok dan bisa dipasang di mesin Ninfi?

substitusi filter oli ninja 250 fi dengan filter oli xeniaYang pertama dicoba adalah filter olie Xenia (karena yang paling mirip secara fisik). Setelah membeli filter olie (genuine parts) Daihatsu, masih made in Thailand, kemudian dicocokan langsung dengan fisik filter olie bawaan Ninja 250 FI memang benar sama. Harganya ternyata lebih murah hanya sekitar 20-ribuan, jauh berbeda dibanding filter olie bawaan Ninfi yang harganya sekitar 90 ribu/pcs.

Sewaktu akan dipasang ternyata filter olie Xenia ada perbedaan derat sehingga sewaktu ingin dipasang ternyata tidak bisa diputar masuk. Karena menurut informasi dari artikel yang didapat mengatakan bisa digunakan maka akhirnya dicoba lagi untuk membeli filter olie Daihatsu Xenia yang keluaran pabrik Denso. Hasilnya ternyata sama, deratnya tidak cocok dengan derat pada mesin Ninfi walaupun secara fisik dimensinya sama.

substitusi filter oli ninja 250 fi dengan filter oli jazzAkhirnya dicobalah untuk menggunakan filter olie bawaan Honda Jazz. Nah, secara diameter memang masih sama tapi body filternya lebih tinggi cukup jauh dibandingkan bawaan si Ninfi. Ketika dicoba pasang…seeeerrrr…lancar jaya…Ternyata deratnya cocok sama dengan derat pada body mesin Ninfi dan lancar diputar sampai mentok ke mesin. Body-nya pun masih aman dan tidak mentok dengan header knalpot, masih tersisa jarak yang cukup aman.

Setelah olie selesai dikuras dan diisi dengan olie baru, motor kemudian di test dengan dikendarai sejauh beberapa kilometer. Di cek kembali apakah disekitar filter olie ada tetesan atau rembesan olie yang muncul dan hasilnya ternyata bersih. Berarti filter olie Honda Jazz ini memang aman dan bisa digunakan sebagai pengganti filter olie bawaan dari kawasaki. Untuk berikutnya mungkin akan dicoba juga dengan menggunakan filter olie dari Nissan Grand Livina yang secara fisik juga kelihatan sangat mirip dengan filter olie bawaan Ninja 250 FI.

Nah, bagi para pembaca yang punya motor yang sama silahkan putuskan sendiri apakah ingin tetap menggunakan filter bawaan kawasaki atau mencoba alternatif dari filter mobil. Artikel ini hanyalah bersifat sharing informasi apa yang pernah dicoba oleh penulis. So far, sudah dicoba jalan beberapa puluh kilometer dan hasilnya mesin tetap beroperasi dengan normal dan tidak ada gejala yang aneh pada performa maupun suara mesin yang terdeteksi. Semoga saja tidak…hehehe…

Ok, sekian artikel sharing kali ini. Sampai jumpa di artikel sharing berikutnya 😉